Home » , , , » 10 Tips Berada di Pedalaman Bagi Orang Baru

10 Tips Berada di Pedalaman Bagi Orang Baru

Tips Berada Di Pedalaman
Berpose Bersama warga setempat
Mengunjungi tempat baru akan menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang, apalagi tempat yang akan dikunjungi adalah pedalaman yang jauh dari perkotaan. Pedalaman tidak boleh dianggap remeh karena sangat jauh berbeda dengan kota yang masyarakatnya yang lebih heterogen dan sudah terbilang maju. Namun tidak dengan pedalaman, disamping masyarakat yang masih terbilang tertinggal, medan yang menantang dan adat istiadat di sana membuat kita harus ekstra hati-hati. Salah-salah dalam bertindak maka akan mengalami akibat yang fatal. 

Nah. Agar terhindar dari hal-hal yang tidak dinginkan, ikuti tips berada di pedalaman berikut:

1. Pelajari adat istiadat setempat
Sebelum berangkat ke pedalaman, cari tahu tentang adat istiadat yang berlaku di sana. Hal apa saja yang dilarang dan diperbolehkan. Cari tahu juga hukuman apa yang diberikan kalau pendatang melanggar peraturan tersebut. Banyak sumber informasi yang bisa digunakan, mencari berbagai literatur di internet atau boleh langsung bertanya kepada orang-orang yang sudah ke sana. Bertanya kepada orang yang sudah pernah pergi lebih bagus karena informasi yang diberikan lebih valid dan akurat.

2.Kuasai wilayah tujuan
Setiap wilayah pasti memiliki karakteristik yang berbeda. Kita harus pastikan untuk menguasai wilayah yang akan dituju mulai dari iklim, medan, jalan, transportasi, makanan pokok, air, sinyal, jumlah penduduk, dan semua yang berhubungan dengan wilayah tersebut. Jika sudah menguasaainya Insya Allah kita akan merasa nyaman selama di sana.

3. Jangan Panik dan heboh
Begitu tiba di pedalaman, hal pertama yang harus diingat adalah jangan panik apalagi heboh. Jangan menunjukkan ekspresi terkejut yang berlebihan begitu melihat kondisi lingkungan suku adat setempat yang terkadang hal baru dan aneh bagi kita. Jangan pula terlalu heboh, membuat keributan, selfi-selfian, tindakan itu dapat mengganggu masyarakat setempat karena bisa dianggap tidak menghargai. Jika tidak mengindahkan bisa-bisa kita akan diusir.

4.Jaga sopan santun
Salam, senyum dan sapa (S3) merupakan trilogi dari sopan santun. Menjaga sopan santun adalah hal wajib yang harus dilakukan. Perhatikan setiap tingkah laku selama berada di pedalaman. Jangan bersikap sombong dan angkuh, menganggap kita lebih pintar dari mereka. Tunjukkan sikap ramah dengan memberi senyum, sapa dan salamlah setiap orang yang kita jumpai. Jaga juga setiap kata yang keluar dari mulut kita, jangan sampai menyakiti perasaan penduduk setempat. 

5. Segerakan adaptasi dan sosialisasi
Begitu tiba di pedalaman, usahakan untuk bisa beradaptasi secepat mungkin. Semua hal mulai dari makan, mandi, berpakaian, dan kebiasaan kita selama di kota. Semua itu harus disesuaikan dengan daerah baru kita. Disamping itu, sosialisai dengan penduduk setempat harus dilakukan dengan segera, mengunjungi para tentangga, kepala desa dan stockholder setempat. Buat sedemikian rupa supaya semua penduduk mengenal dan menyayangi kita.

6. Jangan sok tahu apalagi menggurui
Prinsipnya sederhana “jangan lakukan apa yang mereka larang dan jagan larang apa yang mereka akukan”. Jangan pernah berpikir kita lebih pintar dari orang-orang di pedalaman. Kadang, banyak hal yang kita pikir mereka tidak mengetahuinya padahal mereka lebih ahli dari kita, mungkin cuma cara mereka melakukannya yang berbeda. Bersikaplah rendah hati dengan menghargai penduduk setempat.

7. Jangan membawa Perhiasan
Tujuan ke pedalaman untuk apa? Pastinya bukan untuk jual emas!. Usahakan tidak membawa perhiasan selama di pedalaman, jika memang harus membawa, maka bawalah perhiasan yang kecil saja seperti cicin. Biarpun di pedalaman, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi pencurian dan perampokan. Medan yang cukup sulit juga membuat periasan yang kita bawa akan terjatuh ataupun hilang. 

8. Jangan tebar pesona
Gara-gara terlalu sering terbar pesona banyak orang yang datang ke pedalaman tidak pulang lagi. Mereka harus terpaksa menikah dengan penduduk lokal. Penyebabnya bayak, mulai dari diguna-guna sampai “kecelakaan”. Bersikap ramah perlu, namun bukan berarti kita harus menebar pesona. Tersenyumlah sewajar mungkin kepada setiap orang, terutama lawan jenis. Senyum atau ramah yang berlebihan bisa menarik hati penduduk lokal. Ingat, biasanya di pedalaman kita akan menjadi pusat perhatian, kita akan menjadi orang paling ganteng dan paling cantik. Semua orang akan melirik. Maka berhati-hatilah.

9. Kedepankan Komunikasi/musyawarah
Setiap orang pasti punya masalah, kecil ataupun besar. Masalah yang kita hadapi di kota akan jauh berbeda dengan di pedalaman. Pada dasarnya setiap masalah muncul karena komunikasi. Jika terjadi suatu masalah yang tidak diinginkan segeralah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Musyawarahkan duduk permasalahannya. Komunikasi dan musyawarah adalah jalan terbaik dalam menyelesaikan setiap masalah.

10. Berdoa
Ini yang paling penting. Berdoa adalah kunci satu-satunya untuk keselamatan. Alam semesta beserta isinya adalah milik Allah. Jadi tidak ada tempat lain untuk meminta bantuan kecuali kepada pemilik alam. Berdoalah sesering mungkin dan jangan lupa minta kepada orang tua untuk terus mendoakan kita selama berada di pedalaman. Ingat, doa ibu-bapak tanpa hijab lho.

Semoga bermanfaat.:)

#Darbe. 24 Juli 2015.

Previous
« Prev Post

1 komentar:

Post a Comment