Home » , , , » Untuk Kau Guru Pedalaman

Untuk Kau Guru Pedalaman


Salam maju bersama Mencerdaskan Indonesia.

Tulisan ini saya buat dalam suasana galau yang memuncak, ketika semangat yang dulunya menggebu-gebu mulai turun drastis. Saya coba untuk menghibur diri dengan membaca pesan-pesan mitivasi dari berbagai motivator dengan harapan semangat yang dulunya bisa bangkit kembali sehingga sisa waktu yang tinggal menghitung hari lagi ini bisa maksimal untuk berbuat lebih banyak lagi. Pesan-pesan parah tokoh yang telah berhasil menghibur saya perlu juga untuk saya sampaikan kepada teman-teman yang nantinya akan bertugas di daerah 3T.

Kepada teman-teman yang sedang berjuang untuk menjadi bagian dari keluarga besar SM-3T, bagian dari para pejuang pendidikan Indonesia, saya ucapkan selamat berjuang, semoga Anda lulus, bagi yang sudah lulus ujian online persiapkan diri Anda untuk seleksi wawancara dan sekali lagi semoga Anda lulus, segera singsingkan lengan baju dan berangkat ke pedalaman Indonesia. Ada banyak anak-anak sedang menanti kedatangan Anda.

Bangsa ini sedang sekarat, bangsa ini sedang darurat, bangsa ini sedang galau dengan berbagai persoalan ditubuhnya. Ahh. itu bukan urusan saya dan juga bukan urusan Anda. Urusan Anda adalah mencari dan mendidik calon-colan pemimpin masa depan. Mereka sekarang tersebar di pedalaman-pedalaman Indonesia. Hanya guru yang bisa dan tau cara menemukannya. Guru itu adalah Anda. Bangsa ini butuh pemuda-pemuda tangguh yang siap menjadi guru selama satu tahun. Satu tahun berada di tengah-tengah masyarakat di pelosok negeri, di tengah anak-anak bangsa yang kelak akan meneruskan sejarah republik ini. Satu tahun berada bersama anak-anak di dekat keindahan alam, di pesisir pulau-pulau kecil, di puncak-puncak pegunungan dan di lembah-lembah hijau yang membentang sepanjang khatulistiwa. 

Saya yakin Anda mulai ragu, mulai takut, sampai membayangkan yang bukan-bukan. Buang jauh-jauh imajinasi negatif yang menghantui Anda, karena imajinasi itulah yang meghalagi Anda untuk maju, untuk mendapatkan yang jarang sekali orang lain dapatkan. Di pelosok negeri Anda akan menorehkan jejak, menitipkan pahala: bagi para siswa disana, alas kaki bisa jadi tidak ada, baju bisa jadi kumal dan ala kadarnya tapi mata mereka bisa berbinar karena kehadiran Anda. Anda hadir memberikan harapan. Anda hadir mendekatkan jarak mereka dengan pusat kemajuan. Anda hadir membuat anak-anak di pelosok negeri memiliki mimpi. Anda hadir membuat para orang tua di desa-desa terpencil ingin memiliki anak yang terdidik seperti anda. Ya, ketertinggalan adalah jiwa mereka sekarang, tapi Anda hadir merangsang mereka untuk punya cita-cita, punya harapan dan punya mimpi.

Bukan hanya itu, selama satu tahun Anda sebenarnya akan belajar. Pengalaman berada di pelosok Indonesia, tinggal di rumah masyarakat kebanyakan, berinteraksi dengan masyarakat. Menghadapi tantangan mulai dari sekolah yang minim fasilitas, desa tanpa listrik, tanpa sinyal, medan yang mengerikan, masyarakat yang jauh dari informasi sampai dengan kemiskinan yang merata; itu semua adalah wahana tempaan, itu pengembangan diri yang luar biasa. Anda dibenturkan dengan kenyataan republik tercinta ini. Anda ditantang untuk mengeluarkan seluruh potensi diri Anda untuk mendorong kemajuan. Satu tahun kedepan menjadi latihan yang luar biasa bagi Anda. Sukses itu sering bukan karena berhasil meraih sesuatu, tetapi karena Anda berhasil menyelesaikan dan melampaui tantangan dan kesulitan. 

Menjadi Guru di pedalaman adalah pilihan dan itu adalah pilihan terbaik. Anda memilih dan dipilih untuk mengajar di pelosok Indonesia.  Ribuan anak muda berbondong-bondong untuk menjadi bagian dari misi mulia ini. Oleh karena itu, jangan pernah kecewakan orang lain di luar sana yang belum punya kesempatan mendapatkan kehormatan baik ini. Dan Anda bertanggung jawab untuk meneruskan niat baik mereka yang belum punya kesempatan dan suatu hari nanti mereka akan menuntut apa yang telah Anda lakukan selama satu tahun di pedalaman Indonesia.


Anda memilih merasa bertanggungjawab karena Anda tahu  bahwa merekalah yang  kelak akan meneruskan peradaban bangsa ini. Anda  memilih datang  untuk menghadirkan tawa bagi generasi penerus bangsa. Dan Anda memilih hadir agar anak-anak di sana berani bermimpi, berani bercita-cinta tinggi. Karena Anda memilih yakin bahwa mereka adalah generasi emas yang akan mengisi sejarah repuplik tercinta ini. Ulang tahun emas adalah milik mereka, milik anak-anak yang Anda didik kelak di pedalaman Indonesia.


Ingat teman. Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan terbaik. Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja dan mengalir sia-sia. Pasti ada tujuan. Pasti ada maksud. Mungkin saja Anda mengalami pengalaman buruk yang tak mengenakkan, maka keburukan itu hanya karena Anda melihat dari salah satu sisi mata uang saja. Bila Anda berani menengok ke sisi yang lain, Anda akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda. Indah sekali teman.


[Bersama siswa SMPN 2 Atadei]
Saya cuma ingin mengingatkan: kalau Anda yakin, berani dan optimis  maka kejar dan raihlah program ini jadilah guru SM-3T, mengajar dan mengabdilah di pelosok negeri. Bagi Anda yang masi merasa pesimis, takut untuk melangkah, galau yang tak kunjung sembuh segeralah menciptakan kebahagiaan sendiri atau segera tinggalkan program ini. Hidup hanya sekali dan tidak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus. Kehadiran Anda di pelosok Indonesia adalah untuk memberikan nilai tambah bukan menjadi biang masalah. Cukup berhentilah menambah keprihatinan bangsa ini. Optimisme, semangat, kerja keras, ikhlas, pengabdian, kepeloporan, kepemimpinan dan pembelajaran adalah nilai-nilai yang harus ada dalam diri Anda dan harus ditularkan kepada orang lain terutama anak-anak didik Anda disana kelak.

Saat ini masih ada guru hebat yang selalu mengajari kita. Ia adalah “kehidupan”. Kehidupan adalah guru terbaik. Tapi pelajarannya sering terasa keras, tajam dan kadang kejam. Disana ada kekecewaan, kesedihan, kebingungan, kesendirian dan frustasi dalam setiap pengajarannya. Pelajaran dari kehidupan adalah keras, tetapi karenanya kita memperoleh pelajaran dan pertumbuhan besar. Kehidupan menantang kita dan mendorong kita lebih tinggi. Ia membantu menyingkapkan karakter sejati kita, dan dengan cara itu mendorong kita membangun karakter yang lebih kuat.


Setahun tidaklah lama teman. Ini adalah kesempatan terbaik untuk mengambil pelajaran sebanyak-banyaknya, ambil bagian untuk berbuat sesuatu dan melihat hamparan Indonesia dengan sudut pandang yang berbeda. Gunakan waktu satu tahun untuk memperjuangkan cita-cita Anda, mimpi Anda, idealisme Anda dan harapan Anda. Hanya setahun menjadi guru di pedalaman, jadikan ini sesuatu yang berarti dan penuh arti. Kita semua yakin bahwa pengalaman setahun ini merupakan nilai terbaik dengan predikat cumloude yang diberikan oleh Universitas kehidupan yang tidak akan pernah kita lupakan. 

Pengalaman satu tahun ini akan menjadi bagian dari sejarah hidup yang tidak mungkin bisa Anda lupakan: desa terpencil, masyarakat dan anak-anak didik itu akan selalu menjadi bagian dari hidup Anda.


Yakinlah itu teman.
 :)

Jika berkenan, boleh baca cerita lain di SINI atau pada Labels SM-3T

[M. Darmansyah Hasbi]

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment