Home » » Radio, Satu Suara Untuk Indonesia

Radio, Satu Suara Untuk Indonesia

Mendengar radio
Bagaimana cara menyatukan Indonesia yang bersuku-suku dan berpulau-pulau? Radio pak. Jawab Adit. Apa maksudnya? Tanya saya. Radio itu satu suara untuk Indonesia. 

Di Desa kami, radio adalah sumber informasi utama, tidak ada sumber lain. Radio Republik Indonesia (RRI) dengan program Pro 3 untuk berita Sintang dan Pro 1 untuk berita nasional. Siaran itulah andalan penduduk di desa kami tidak terkecuali anak-anak. Mendengar radio adalah salah satu dari sekian banyak hiburan. Untunglah, radio masih menyajikan berita dan program-program yang positif, berbeda dengan televisi yang mulai banyak program yang tidak layak tonton bagi anak-anak. 

Suara Presiden Jokowi di iklan RRI sangat tertanam di pikiran Anak-anak: "Radio Republik Indonesia, satu suara sejuta teliga untuk Indonesia". Radio plat merah ini masih sangat dicintai dan tetap mengudara sampai ke pelosok Indonesia. Semua informasi yang didapatkan oleh orang di desa berasal dari radio, misalnya: undangan acara, informasi orang meninggal, pengumuman dari pemerintah dan informasi lainnya. Jika saja radio tidak mengudara maka kami tidak tahu apakah negara ini masih ada atau tidak. 

Hampir disetiap rumah di desa kami memiliki Radio, disamping harga yang terjangkau, frekuensinya mudah didapat. Setelah mendengar berita dari radio, siaran lokal maupun nasional maka masyarakat punya modal untuk bercerita dan berdiskusi. Hal yang diceritakan oleh warga saat nongkrong santai sambil minum kopi semua cerita adalah cerita positif terhadap pemerintah, maklum RRI adalah corong pemerintah. 

Ada beberapa rumah yang memiliki Televisi, itu hanya rumah toke-toke yang memiliki mesin diesel, rumah itu selalu ramai oleh warga yang bersilaturahmi sambil nonton TV. Menariknya, jika warga yang mendapatkan informasi dari TV berhadapan dengan warga yang mendapatkan informasi dari radio biasanya diskusi mereka sering panas dengan nada suara tinggi. Wajar saja, sumber informasi TV lebih luas dan beragam, berbeda dengan radio yang sangat terbatas. 

Terlepas berbagai kekurangannya, radio adalah primadona bagi masyarakat kami. 


Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment